FENOMENA MESTAKUNG
Fenomena ini terjadi ketika suatu sistem berada pada keadaan kritis. Pada keadaan kritis ini berlaku hukum Mestakung. Ada 3 hukum Mestakung:
Hukum 1: pada kondisi kritis, ada jalan keluar
Hukum 2: ketika seorang melangkah untuk keluar dari kondisi kritis, ia akan melihat jalan keluar.
Hukum 3: Ketika seorang melangkah tekun, terjadilah mestakung.
Ketiga hukum mestakung ini saya singkat dengan kata KRILANGKUN (KRItis, meLANGkah, teKUN).Untuk membuat hukum mestakung bekerja, kita harus menciptakan kondisi kritis. Setelah itu kita harus melangkah. Nah, ketika kita melangkah dengan tekun inilah, akan terjadilah mestakung (semesta mendukung). Mestakung akan menciptakan pelipatgandaan hasil, yang tidak mungkin menjadi mungkin, yang mustahil menjadi kenyataan, terjadi hal-hal yang luar biasa.Fenomena mestakung cocok untuk organisasi yang berada dalam kondisi kritis, perusahaan yang ingin berkembang cepat ataupun daerah yang berambisi menjadi yang terhebat. Pemimpin harus punya ambisi besar, mau kerja keras dan tekun. Pemimpin harus punya ekstra energi dan didukung oleh tim yang juga mempunyai ambisi yang sama. Tim harus sepakat untuk tidak akan berhenti sebelum target tercapai.
Abad ke-21 ini adalah abad globalisasi. Organisasi menjadi lebih kompleks. Orang yang dipimpinpun lebih beragam. Kepemimpinan abad ke-21 yang diharapkan merupakan kombinasi dari empat kepemimpinan di atas. Pemimpin diharapkan mampu mendeteksi situasi yang dihadapinya dan mampu merubah gaya kepemimpinannya sesuai dengan situasi tersebut. Kadang ketika organisasi lesu, pemimpin harus menggunakan kepemimpinan Newton yang keras dan tegas untuk membuat semua orang bangkit dan bergerak (Hukum Newton). Kepemimpinan yang tegas ini perlu ditambah dengan kepemimpinan mestakung agar setiap orang yang dipimpinnya merasa kritis sehingga mereka lebih termotivasi untuk maju dan mencapai target setinggi-tingginya. Juga jangan lupakan kepemimpinan Einstein (Ilmuwan Fisika) yang lebih demokratis untuk memperhatikan setiap input yang masuk dan terus menjaga integritas diri agar jangan dilibas oleh orang-orang yang iri hati dan dengki. Dan ingat bahwa pada abad ke-21 tidak ada yang pasti, semua penuh ketidakpastian, diperlukan tindakan yang nyata dan tegas untuk semua rencana dan visi yang dimilikinya.
Selasa, 26 Agustus 2008
FENOMENA MESTAKUNG Prof. Yohanes Surya, Ph.D
Jumat, 20 Juni 2008
SENYUM BIKIN LEBIH HIDUP
Ada sebuah kisah yang saya dapatkan dari seseorang peserta training Pumping Power. Beliau bertutur ‘pak saya terkesan sekali dengan senyum 127 yang bapak ajarkan’ karena saya punya masalah serius dengan senyum ini. Setiap pagi saya berlatih senyum didepan kaca, didepan istri dan anak-anak saya, untuk kemudian saya gunakan dikantor untuk senyum pada atasan saya. Kebetulan saya baru pindah divisi, dan konon teman-teman telah bercerita bahwa divisi saya sekarang ini memiliki seorang atasan yang sulit sekali tersenyum, dan cenderung marah bila bawahannya tersenyum pada dia.
‘Pernahkah Anda melihat wajah orang yang tidak pernah tersenyum? Bagaimana perasaan Anda? Yang pasti, apa pun perasaan kita, pada dasarnya, memandang wajah orang yang tidak mau tersenyum amatlah menjengkelkan’. Ya, saya membenarkan. Itulah, yang setiap hari saya rasakan. Yang pada akhirnya semua orang merasa tertekan dengan pekerjaannya, semua menunjukkan wajah tidak ramah, dan saya merasakan energi negatif yang luar biasa bila berada diruangan tempat kami bekerja.
Bila sudut bibir kita tertarik ke atas, wajah kita akan lebih nampak cerah dan membuat orang-orang di sekeliling kita merasa aman. Sebaliknya, bila sudut bibir kita turun ke bawah, maka seluruh rona muka kita akan tampak kusut dan membuat orang-orang di sekeliling kita enggan mendekat. Bisa saja orang beranggapan, "Orang itu judes. Orang itu jahat. Orang itu galak. Orang itu menyeramkan."
Senyum menunjukkan keramahan yang terpancar dari dalam. Selain itu, senyum juga melegakan hati diri sendiri. Dengan tersenyum, kita akan merasa lebih santai dan jauh dari perasaan tegang. Kita memerlukan senyum, bukan hanya untuk membahagiakan orang lain, melainkan juga untuk menenangkan hati kita sendiri. Senyum selalu memiliki arti keindahan, ketenangan, kedamaian dan kasih sayang. Apa pun yang sedang kita alami saat ini -susah atau senang, santai atau tegang-berusahalah untuk tetap tersenyum. Tersenyumlah memandang semua hari-hari kita dan rasakan keramahan itu tidak hanya kita dapatkan dari luar pribadi kita, melainkan dari dalam diri kita sendiri.
Cukup banyak kejahatan, kekerasan dan angkara murka yang terjadi di sekeliling kita. Semua itu disebabkan karena banyak orang yang enggan untuk mengakui kekurangan dan kelemahan dirinya. Semua orang enggan untuk bersikap ramah terhadap diri sendiri (merasa selalu benar), dan akibatnya, manusia enggan pula bersikap ramah pada sesamanya. Tak ada lagi senyum yang tersungging di bibir. Apakah kita juga ingin menyemarakkan suasana penuh kekerasan dan tanpa keramahan ini?
Dengan situasi yang makin memburuk sekarang ini, nampaknya senyum telah menjadi harta yang mahal harganya. Senyum makin langka dan makin sulit dicari. Dalam senyum keramahan, tak ada kekerasan dan angkara murka. Adakah kita mau tersenyum dan mengembalikan kedamaian dunia melalui kasih Allah dalam hidup kita?
Mengapa terkadang kita tersenyum tetapi tidak menghasilkan energi positif yang kuat untuk mempengaruhi orang lain disekitar kita, seperti kasus seorang karyawan menghadapi atasannya yang sulit senyum? Menjembatani ini kami mencoba merangkaikan senyum ikhlas dalam satu rangkaian rumusan, yakni senyum 127. Apa arti senyum 127, senyum yang memiliki akar yang kuat yakni bersumber dari satu hati terdalam (hati nurani), memiliki tiang (batang yang kokoh) yakni selebar 2 cm kekanan dan 2 cm kekiri serta waktu (durasi) yang tepat selama 7 detik.
Senyum 127 akan mampu menghasilkan energi positif yang akan mengalahkan energi negatif disekitarnya sehingga suasana yang paling kering sekalipun akan dibasahi oleh kekuatan epos dari senyum tersebut. Senyumlah...senyum 127. Selamat berlatih—
Selasa, 20 Mei 2008
ANJANGSANA DAN KEAKRABAN
Menyikapi dan memperhatikan surat No:04/pnt zrh/Mdk/IV/08 tertanggal 02 April 2008 tentang maksud dan tujuan dari Mudika St. Paulus Wilayah Jagalan-Purwopuran Paroki Purbowardayan Surakarta dan Mudika St. Martinus Weleri, yang rencananya akan dilaksanakan pada:
Hari : Minggu, 01 Juni 2008
Waktu : 12.00 WIB – selesai
Tempat : Gereja St. Martinus Weleri
Kaum Muda Katholik St. Martinus dengan senang hati menanggapi
“ Ok n Welcome...”
Oleh karena itu teman-teman pengurus dan panitia mengajak sekaligus mengundang rekan-rekan Kaum Muda Katholik St. Martinus Weleri untuk hadir dalam acara tersebut. Kami panitia mohon supaya rekan-rekan yang mau datang harap mendaftarkan diri kepada Sdr Benny atau Sdri Emilda. Pendaftaran ditutup tanggal 28 Mei 2008.
“DATANG YA WELL? GRATIS LAGI LHO....
Hari tersebut merupakan hari yang istimewa karena kita akan tambah saudara yang tentunya dapat saling memperkaya pengalaman-pengalaman yang dapat disharingkan bersama. Sebagai gambaran menariknya acara tersebut, bahwa acara anjangsana akan dikemas dalam bentuk GAMES dan Sharring.
RUGI KALAU TIDAK IKUT!
Rugi juga jika temen-temen kamu tidak diajak. Karena tempat TERBATAS!
Selasa, 01 April 2008
MUDIKA TELAH BANGKIT
Akhirnya hari minggu tgl 30 Maret 2008 Mudika St. Martinus suksess melaksanakan kegiatan outbound. Pesertanya sangat banyak, sekitar 80 orang. Acara dimulai pukul 10.30 WIB sampai 16.30 WIB di area outbound Tirto Arum Kendal. Acara tersebut juga dihadiri oleh Romo Dadang. Gelak tawa penuh kegembiraan tersirat diwajah peserta. Dari acara games sampai acara reorganisasi dilalui dengan semangat yang luar biasa. Torehkan Semangatmu Mudika!!!
Pada akhir acara, ketua lama Mudika St. Martinus berhasil melaksanakan reorganisasi. Yang pada kali ini Mudika diketuai oleh saudara Beny dan Yoga Kiswara. Ok semoga Mudika semakin jaya dan kebersamaan akan selalu terjalin dalam keadaan apapun dan dimasa kapanpun. Profisiat Mudika St. Martinus, kau kini telah bangkit lagi.
Selasa, 25 Maret 2008
MUDIKA OUTBOUND BRO!
Dalam rangka merayakan hari Kemenangan Tuhan Yesus Kristus, mudika mau mengadakan Outbound di Tirtoarum Kendal. Rencana akan dilaksanakan pada hari Minggu 30 Maret 2008. Peserta bisa mendaftar dulu di Yoga Kiswara atau ke Petrus Suranta tanpa dipungut beaya sepeserpun. Agar mudah dalam koordinasi, maka diharap pada hari Minggu tanggal 30 Maret kumpul dulu di gereja St. Martinus pukul 10.00 WIB. Oleh panitia disediakan transportasi bro!. Panitia mengharapkan agar momen ini jangan dilewatkan begitu saja. Ayo kita sebagai mudika St. Martinus kembali ke kandang sejenak. Hidup mudika! Bravo Mudika! Selamat Paskah 2008:)
Selasa, 08 Januari 2008
SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU
Saudara-saudaraku, walau telat segenap kru Mbah Lurah mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru 2008, Semoga pada tahun ini banyak keberuntungan yang kita peroleh. Kita juga semakin didekatkan pada Tuhan naungan kita. Mbah Lurah mohon maaf jika selama ini banyak yang tidak berkenan dihati saudara semua. Kami juga mohon maaf bila pengelolaan blog ini masih dalam keterbatasan-keterbatasan. Ya semua itu karena masih dalam proses pembenahan. Maturnuwun.

